Ligue 1 bakal susul Eredivisie tiadakan liga tanpa juara dan degradasi

Wednesday, 29/04/2020 01:36 AM

Sebuah kabar kurang baik datang dari Prancis. Pemerintah Prancis sudah menetapkan bahwa kompetisi sepakbola musim 2019/20, Ligue 1 dan League 2 akan dihentikan karena pandemi virus corona.


Sama seperti negara-negara Eropa lainnya, Prancis menjadi salah satu negara yang terdampak pandemi virus corona. Per hari ini, Selasa (28/4) ada total 23.293 kematian dari total 165.842 kasus positif.


Kondisi ini membuat Prancis menjadi salah satu negara dengan mengalami dampak terburuk di Eropa. Untuk itu Pemerintah Prancis mulai mengambil sejumlah kebijakan untuk mencegah pandemi ini semakin berkecamuk.


Perdana Menteri Prancis, Edouard Phillipe membuat pengumuman bahwa Ligue 1 tidak bisa dilanjutkan. "Pertandingan Olahraga apapun tidak bisa digelar hingga bulan September. Musim sepakboal profesional 2019/20 tidak bisa dilanjutkan," ujar Philippe yang dikutip RMC Sport.

Hingga berita ini diturunkan (28 April 2020 Pkl 21.28) pihak Ligue 1 atau FFF masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kelangsungan kompetisi sepakbola di Prancis.

Sebelumnya pihak Ligue 1 memiliki rencana untuk melanjutkan kembali kompetisi. Mereka berencana untuk menggelar lagi kompetisi ini pada tanggal 17 Juni dan diperkirakan selesai pada tanggal 2 Agustus.

Namun berkat pernyataan Philippe itu, rencana ini dipastikan tidak bisa berlanjut dan saat ini mereka harus mengambil Respon resmi atas keputusan Perdana Menteri Prancis tersebut.

Lebih lanjut, RMC Sport melansir bahwa FFF selaku federasi sepakbola Prancis akan memanggil klub-klub kontestan Ligue dan Ligue 2.

Pertemuan ini akan diadakan pada awal Mei secara virtual. Agendanya adalah penentuan klasemen akhir Ligue musim 2019/20.

Mereka juga akan membahas tim mana yang akan dimahkotai sebagai juara dan mereka juga menentukan tim mana yang akan terdegradasi dan tim mana dari Ligue 2 yang promosi ke Ligue 1.

Jika melihat kondisi sejauh ini, PSG kemungkinan besar akan dinobatkan menjadi juara karena mereka unggul 12 poin dari Marseille di puncak klasemen.

Namun ada kemungkinan Ligue 1 musim 2019/20 dinyatakan tanpa pemenang seperti yang terjadi di Eredivisie.

(RMC Sport)

BERITA TERKAIT